Manajemen produk sangat penting untuk setiap organisasi di dalam dan di luar industri teknologi. Ini melibatkan merancang, mengembangkan, meluncurkan, dan mengelola produk atau layanan.

Akibatnya, manajer produk dalam permintaan tinggi dan harus menggunakan keterampilan teknis dan lunak untuk menemukan poin rasa sakit pelanggan dan menciptakan produk untuk meringankannya. Artikel ini akan memberi Anda keterampilan teknis terbaik yang harus dimiliki setiap manajer produk. Keterampilan ini akan membantu Anda menjalankan tugas dan unggul dalam manajemen produk.

1. Ekstraksi dan Analisis Data

Data sangat penting bagi manajer produk karena membantu pengambilan keputusan tentang strategi produk, pengembangan, pemosisian, dan pemasaran. Sebagai manajer produk, Anda harus tahu cara mengekstrak dan menganalisis data produk atau layanan, karena ini akan meningkatkan kemampuan Anda untuk mendapatkan wawasan berharga dan menciptakan produk dan layanan yang lebih baik.

Selain mengekstraksi data yang berguna dan mengikuti tren pasar, Anda juga harus memiliki keterampilan analitis untuk membantu Anda memahami kebutuhan pelanggan dengan lebih baik. Statistik dan konsep terkait, termasuk teori probabilitas, regresi linier, dan kalkulus integral, sangat berharga untuk membangun keterampilan analitik data. Anda mungkin juga perlu mempelajari bahasa pengkodean seperti Python dan

instagram viewer
belajar menggunakan microsoft excel sebagai alat analisis.

2. Pengetahuan tentang SQL

SQL berarti Structured Query Language, yang digunakan untuk mengakses, berkomunikasi dengan, dan memanipulasi database. Bahasanya mudah dipelajari, dimengerti, dan sangat berharga untuk manajemen data.

Sebagai manajer produk, tidak harus bergantung pada analis bisnis atau tim teknik data organisasi Anda untuk membantu Anda mengelola proses pengambilan dan manipulasi data sangatlah penting. Meskipun Anda mungkin tidak terbiasa dengan bahasa tersebut, belajar menggunakan MySQL dan paket SQL lainnya mudah. Selain itu, Anda tidak perlu menjadi ahli dalam hal itu; pengetahuan dasar akan memungkinkan Anda menulis kueri dan menghasilkan laporan.

3. Pengujian A/B

Pengujian A/B juga dapat diidentifikasi sebagai pengujian terpisah. Pengujian A/B adalah riset pasar yang membandingkan dua atau lebih versi halaman web, produk, atau layanan untuk menentukan versi terbaik dan paling efektif. Pengujian A/B juga melibatkan pemisahan basis pengguna Anda menjadi dua grup.

Grup ini akan mengalami dua versi fitur produk, halaman web, atau layanan. Setelah ini, manajer produk akan memeriksa data yang terkumpul dan menyimpulkan fitur mana yang paling baik melayani basis pengguna.

Sebagai manajer produk, mengetahui cara melakukan pengujian ini bisa sangat berharga, terutama jika Anda sering menghadapi situasi di mana Anda perlu melakukan pengujian untuk mengambil keputusan. Pengujian A/B membantu menyelesaikan beberapa masalah sekaligus menghasilkan lebih banyak konversi. Ini juga menghilangkan stres karena menghilangkan rencana pengembangan produk untuk membuat yang lain.

4. Pengetahuan Dasar Coding

Pengetahuan tentang dasar-dasar pengkodean dapat membantu Anda lebih memahami dan berkomunikasi dengan teknisi produk di tim pengembangan organisasi Anda. Sebagai manajer produk, belajar coding dan cara kerjanya akan membantu Anda menerapkan proses pengkodean untuk pemecahan masalah.

Selain itu, mengetahui cara membuat kode memberi Anda fleksibilitas untuk menguji fitur produk minor tanpa bergantung pada teknisi produk yang mengerjakan bagian lain dari berbagai proyek. Ini memungkinkan Anda untuk memikirkan ekspektasi teknis produk Anda saat Anda memahami pengkodean dan cara kerjanya.

5. Pembuatan prototipe

Pembuatan prototipe melibatkan pembuatan sketsa kasar atau sampel produk yang Anda maksud. Ini adalah proses eksperimental dimana tim desain mentransfer ide mereka ke dalam bentuk padat, baik dalam bentuk kertas atau bentuk digital. Prototyping diperlukan untuk mengomunikasikan dengan tepat bagaimana Anda ingin produk Anda dirancang, atau rencana produk untuk diimplementasikan.

Sebagai manajer produk, Anda memerlukan keterampilan membuat prototipe untuk mengomunikasikan rencana Anda dengan lebih baik kepada tim atau pemangku kepentingan Anda dan memberi mereka gambaran yang jelas tentang apa yang ada dalam pikiran Anda. Pembuatan prototipe merampingkan proses pengembangan produk karena Anda dapat mengumpulkan umpan balik dengan segera mengidentifikasi kesalahan, dan membuat perubahan yang diperlukan yang paling sesuai dengan preferensi pelanggan, sehingga menghemat uang dan waktu. Prototipe juga membantu Anda mengumpulkan umpan balik yang berguna.

6. Analisis Riset Pasar

Riset pasar menentukan efektivitas dan pencapaian produk atau layanan baru melalui melakukan riset langsung dengan pelanggan potensial. Ini adalah proses yang memungkinkan peneliti untuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan dan seberapa besar mereka menghargai suatu produk atau layanan.

Manajer produk harus tahu bagaimana berkomunikasi secara efektif untuk mengekstrak wawasan yang berguna dari pelanggan saat ini dan calon pelanggan. Riset pasar sangat penting untuk pengembangan produk, menjadikannya keterampilan penting untuk manajemen produk. Anda mungkin tertarik untuk belajar bagaimana menjadi analis riset pasar.

7. Manajemen Basis Data

Database produk berisi semua informasi produk yang relevan untuk pemasaran, penjualan, dan distribusi. Sebagai manajer produk, yang terbaik adalah memiliki keterampilan manajemen basis data untuk meningkatkan aksesibilitas informasi produk.

Keterampilan seperti kueri SQL dan desain skema akan memungkinkan Anda menyimpan kueri di beberapa server tanpa risiko kehilangan data apa pun. Keterampilan ini akan membantu Anda dalam mengelola database Anda secara efisien.

8. Pengembangan Roadmap Produk

Peta jalan produk adalah pengaturan yang menguraikan niat, arah, proses, dan kemajuan produk dari waktu ke waktu. Ini adalah ringkasan visual dari rencana Anda untuk produk atau layanan Anda. Sebagai manajer produk, Anda perlu mengetahui cara menyiapkan peta jalan produk untuk memandu proses pengembangan produk Anda. Anda harus dapat menguraikan rencana Anda dan bagaimana Anda ingin mencapainya.

Untuk membuat peta jalan produk, Anda harus mengambil kelas strategi pemasaran dan manajemen sumber daya keuangan. Membuat peta jalan produk akan memungkinkan Anda membuat keputusan penting yang akan memengaruhi produk Anda secara positif dan memberi Anda rasa organisasi dan pola.

9. Pengetahuan tentang Microsoft Excel

Microsoft Excel adalah alat analitik statistik yang sangat berguna dalam mengelola dan menganalisis kumpulan data besar. Sebagai manajer produk, Anda harus tahu cara menerapkan alat ramah yang berisi Microsoft Excel, karena alat tersebut akan membantu Anda mengatur dan menyortir data ke dalam segmen yang bermakna.

Anda juga dapat menggunakan Excel untuk membuat grafik atau bagan dan analisis regresi untuk menentukan seberapa beragam variabel berkorelasi dengan keterlibatan pengguna Anda.

10. Pengembangan perangkat lunak

Pengembangan perangkat lunak melibatkan pembuatan, desain, dan perumusan instruksi pemrograman yang memandu perilaku sistem dan aplikasi komputer. Instruksi ini berfungsi sebagai perintah untuk memberi tahu komputer apa yang harus dilakukan.

Sebagai manajer produk, keterampilan pengembangan perangkat lunak dasar diperlukan karena deskripsi pekerjaan mencakup aspek teknis seperti mengelola struktur data dan algoritme. Oleh karena itu, keterampilan pengembangan perangkat lunak akan membantu Anda menentukan apa yang dapat dicapai dan mencegah Anda membuang-buang waktu dan energi untuk tugas-tugas yang tidak penting.

Bangun Karir Produktif Sebagai Manajer Produk Dengan Keterampilan Ini

Manajemen produk adalah jalur karier yang sangat berkompensasi dan bermanfaat. Namun, ia datang dengan banyak tanggung jawab. Sebagai manajer produk, Anda tidak hanya menangani pengelolaan produk dan layanan; Anda juga berurusan dengan mengelola pelanggan. Jika Anda memupuk keterampilan teknis ini, pekerjaan Anda sebagai manajer produk akan jauh lebih mudah dan produktif.